You are hereOPINI/OPINION / Corat-Coret Catatanku Dari Arena Pacuan Kuda Tegalwaton

Corat-Coret Catatanku Dari Arena Pacuan Kuda Tegalwaton


By pras - Posted on 12 August 2010

Corat Coret Catatan Dari Tegalwaton

Tegalwaton bukanlah sebesar Jakarta bahkan tidak akan sebesar Ancol atau pusat berbagai pariwisata yang besar dan lengkap. Namun barangkali akan menjadi tempat yang representatif bagi olah raga berkuda dimasa yang akan datang. Dimana beberapa elemen pendukungnya telah memenuhi syarat untuk menuju kesana. Antara lain suhu udara yang relatif sejuk dan mudah diakses baik dari Semarang maupun Surakarta. Tegalwaton memang dicanangkan sebagai pusat wisata didaerah Kabupaten Semarang bagian Selatan. Tak urung Gubernur Jawa Tengahpun konon berjanji untuk membantu pengembangan Arena Pacuan Kuda Tegalwaton ini.

Sebagai lokasi yang dikelilingi banyak penggemar kuda Tegalwaton menjadi magnet penggemnar kuda Jawa Tengah saat ini. Disana ada Tombo Ati Stable, Eclipse Stable, Arrow Head Stable, Pancajaya Stable serta beberapa penggemar kuda yang secara turun temurun ada. Letaknya yang ada di pusatnya Jawa Tengah membuat lokasi ini nyaman  bagi semua stable yang berada di Jateng. Tak jauh dari lokasi Arena ini berdiam kuda-kuda pejantan Thoroughbred berkualitas tinggi seperti: Choses Light (TB-AuS) anak Dunehill, Tuscalusa (TB-NZ) cucu Dunehill, Nearco (TB-NZ). Hanoman Junior (TBI), Sujud Sukur (G4).

Dibangun pada tahun 2003 dengan membabat sebuah bukit diatas tanah bengkok desa, gelanggang ini sudah menjadi arena Pacuan kuda untuk 8 event. Hanya 2 tahun lalu arena ini sepi pacuan kuda dan hanya dipergunakan sebagai arena berlatih kuda-kuda Jawa Tengah. Melahirkan kuda kuda berprestasi di tingkat nasional seperti Saud, Pitulikur, Saphira Sion, Putri Albasia,  Krisdayanti, Barca, Bos Bison, Birul Walidain, Air Sejuk dll.

Pada tanggal 7 dan 8 Agustus 2010, kembali Tegalwaton bergemuruh oleh sorak sorai penggemar pacuan kuda yang datang dari berbagai penjuru nusantara. Seakan sebuah kota baru muncul ditengah rerimbunan dahan pepohonan. Ribuan orang datang pada acara pacuan 2 hari tersebut. Kontingen Jawa Tengah, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Barat, Kalimantan Selatan dan Sumatra Barat berlomba pada track sepanjang 1200M beralas tanah liat yang kering itu.

Jumlah kuda mendekati 100 ekor yang terbagi pada beberapa kelas: A Terbuka, A Sprint, B panjang, B Sprint, C Panjang, C Sprint, D panjang, D Sprint, E dan F serta Kelas lokal A, Lokal B serta Klas Sandel (Sandalwood). Masing-masing Kelas diberikan Piala kejuaraan serta Hadian untuk Juara 1, 2 dan 3 dalam bentuk hadiah uang Pembinaan.

Perjalanan panjang dengan ceritera-ceritera yang enak dan tak enak menyertai Arena Pacuan Kuda Tegalwaton ini. Awal dibukanya arena pada tahun 2003 penuh dengan kejadian-kejadian yang tidak nyaman seperti kuda jatuh, jocky cedera dll. Perbaikan-perbaikan pun terus dilakukan. Kerja keras Pak Mantan Kepala Desa Supriyono yang menjadi motor penggerak dan penjaga lapangan sampai sekarang telah membuahkan hasil. Pada dua laga terakhir di Tegalwaton yaitu pada tahun 2008 dan 2010 kecelakaan pada saat pacuan sudah nihil, alias tidak terjadi lagi. Perbaikan lapangan tahun 2007 sebelumnya dilakukan dengan memperbaiki tikungan dari dua tikungan menjadi empat tikungan. Sehingga saat ini bila dilihat dari atas, arena ini berbentuk persegi panjang dengan empat tikungan beradius yang cukup besar. Sedangkan perbaikan paling akhir tahun 2010 ini adalah pembenahan track pacu. Terutama memperhalus permukaan track dengan menambah urugan tanah untuk lokasi-lokasi yang kurang rata serta pembersihan bebatuan yang tersisa.

Di dalam arena pacuan kuda ini juga dibangun track Motor Cross di tengah sebagai upaya untuk menarik peminat muda dalam olah raga Motor Cross di Jawa Tengah, disamping itu juga terdapat paddock untuk berlatih Kuda Tunggang yang dimotori oleh Arrow Head Stabel.

Pada acara pacuan tanggal 7 dan 8 Agustus 2010, acara pacuan kuda diisi juga dengan eksibishi Equestrian dari ECI Pordasi (Equestrian Commision of Indonesia PORDASI) sebelum acara pacuan dimulai. Diisi dengan eksibishi Dressage dan Show Jumping oleh para atlet Equestrian Jawa Tengah serta atlet junior dari Intant Sakti Stable, Arrow Head Stable dll. Di sirkit Motor Cross juga dipertontonkan Atlet-atlet motorcross Jawa Tengah.


Aturan pelombaan mempergunakan Peraturan Pordasi PP 05A/PP/KP/2003 dengan menerapkan aturan tambahan sesuai rekomendasi Munas 2010 dimana ketinggian kuda pada masing-masing kelas dinaikkan 1 CM. Sedangkan kuda-kuda yang pada Indonesian Derby 2010 masuk dalam Kelas Remaja dan Kelas Derby dianggap masih relevan mengikuti lomba pada kelas Ex Remaja dan Ex Derby.

Peraturan Pordasi PP05A/PP/KP/2003 memang hanya mengatur kuda-kuda kelas A, B, C, D, dan E sedangkan kuda-kuda yang berada dalam kelas Lokal seperti Lokal A, Lokal B, Sandel serta F  diserahkan sepenuhnya kepada Komisi Pacuan PengProv Jateng. Hal ini sedikit membuat kebingungan beberapa peserta mengingat Kelas Lokal A, Lokal B dan Sandel PengProv menerbitkan aturan baru yang sebelumnya belum pernah diterapkan baik di Jateng sendiri maupun di luar Jateng seperti Jatim maupun DIY.

Pada aturan itu Kelas Lokal A dibatasi untuk kuda-kuda Poni dengan ketinggian antara 133 - 135.9 CM, Lokal B antara 130 - 132.9 CM. Sedangkan kuda-kuda dengan ketinggian 136 CM keatas wajib mengikuti klas F atau diatasnya sesuai aturan Pordasi.

Untuk membagi kelas, maka seluruh kuda peserta Kelas Lokal A, dan Lokal B wajib mengikuti pengukuran sebelum acara barrier draw dilaksanakan tanpa kecuali. Bila ternyata kuda pendaftar Kelas Lokal tidak bersedia untuk diukur, maka kepada yang bersangkutan diwajibkan masuk pada kelas diatasnya yaitu Kelas F. Sedangkan kuda-kuda Sandel juga diwajibkan mengikuti sesi pengukuran dan melaporkan keikut sertaa di Kelas Sandel. Pada saat inilah Dewan Steward Komisi Pacuan menentukan apakah kuda bersangkutan memenuhi syarat sebagai peserta pada kelas Sandel. Meskipun sedikit membuat keributan, namun peraturan baru ini dapat dilaksanakan dengan tertib dan sukses.

Tujuan penerapan aturan ini tak lain dan tak tak bukan untuk melindungi kuda-kuda kecil agar dapat ikut berlomba pada kelas dimana peserta lomba memiliki ketinggian yang berimbang. Dengan demikian pada kelas kuda kecil PORDASI Jateng dapat membagi dalam 3 kelas. Yaitu Kelas F, Lokal A dan Lokal B. Adapun kelas Sandel memang agak sulit diadakan karena keterbatasan jumlah kuda yang memenuhi syarat sebagai breed kuda Sandalwood. Bila jumlah pesertanya mememuh syarat (6 ekor minimum) maka kelas ini dapat diadakan, bila kurang maka para perserta disarankan mengikuti lomba dikelas Lokal B.

Acara Pacuan Kuda Pordasi Jateng Cup 2010 ini diawali dengan Pelantikan Pengurus Provinsi Pordasi Jawa tengah Masa Bhakti 2010 -2014 oleh Ketua Umum PP Pordasi Yang diwakili oleh Wakil Ketua Umum H. Eddy Saddak. Hampir seluruh pengurus hadir pada acara pelantikan tersebut. Ketua Umum Pengprov Pordasi Jateng mas Bhakti 2010-2014 Ir. H. Munawir (Tomboati Stable) menerima Pataka Bendera Pordasi sebagai simbol kelanjutan organisasi Pordasi Jawa Tengah untuk 4 tahun kedepan.

Bagi saya sendiri Bung Pras, acara Pacuan Kuda Pordasi Cup 2010 ini menjadi pengalaman tersendiri. Ya baru sekali ini dalam hidup saya "diperkosa" untuk jadi Protokoler Acara Lomba. Sebagai Master of Ceremony (MC) di acara Barrier Draw, juga pada acara Lomba Pacuan bersama Bung Suparno Andes. Masih juga di perkosa untuk jadi Dirijend Lagu Indonesia Raya. Pusing juga karena permintaan itu ada 30 menit sebelum acara dimulai, ... mau cari kemana itu dirijend Indonesia Raya ? Ya udah di dirijenin sendiri saja lah !! Belajar sebentar 10 menit sebelum acara gladi bersih akhirnya sukses juga. Wah-wah kalau tidak pada acara Orang Kuda ini saya tidak akan pernah mau ... he..he ..he !! Inilah suka duka jadi panitia Pacuan Kuda. Harus serba bisa dan mau ! Pada acara eksibishi Equestrian, saya dibantu Ibu Petra Groeneveld sebagai MC untuk Equestrian, beliau tiba-tiba nongol di tribune untuk membantu saya. Wah terima-kasih banyak Bu, Sudah kebingungan saya mau bicara apa soal Equestrian. Lumayan ada Ibu dari Belanda ini yang dapat menyumbangkan pandangan-pandangannya soal olah raga berkuda disiplin Equestrian kepada para hadirin dan penonton. Beliau hadir bersama putranya SAm dan Brian yang sudah menjadi atlet equestrian Junior Jawa Tengah.

Selamat Buat Seluruh Panita yang sudah bekerja keras mensukseskan Acara Pacuan Kuda Pordasi Jateng Cuip 2010, semoga anda menjadi penerus, pemegang tampuk kepemimpinan olah raga ini di masa depan.

Selamat kepada Pengurus Baru PengProv Pordasi Jateng Masa Bhakti 2010-2014, semoga dapat menjalankan amanah tugas keorganisasian dengan baik dan bijaksana.

Salam /Bpras/

Related Article:

1. Hasil Akhir Pacuan Kuda Pordasi Jateng Cup 2010

2. Album Photo

3. Pelantikan Pengurus Pengprov Pordasi Jateng Masa Bhakti 2010 - 2014



 


BERITA TERHANGAT
Minang Derby 2012 sudah diambang pintu. Download Undangan Resmi disini
Hasil Pacuan Kuda Galuh Cup IX Pantai Indah Legok Jawa, Ciamis 12/12/2011 - 1/1/2012
OLD AND NEW Horse Racing, Bupati Ciamis CUP, Legok Jawa, Pangandaran, 31/12 - 1/1 2011
Hasil Akhir Pacuan Kuda Kejuaraan Daerah "Minahasa Pacu Kuda 2011, 26 November 2011
Come to Our World, World of Horse Racing Sport, HB CUP 3, Bantul 13 November 2011
Hasil Pacuan Kuda HB Cup 3 2011, 13 November 2011
Come to Our World, World of Horse Racing Sport, HB CUP 3, Bantul 13 November 2011
Selamat Atas Terpilihnya H. Eddy Saddak sewbagai Ketua PP. Pordasi 2011-2015
Hasil Akhir Babak Penyisihan Kejurnas Pacuan Kuda Serie 1 - Indonesian Derby 2011. 10 Juli 2011.
Barrier Draw, Kejurnas Pacuan Kuda Serie 1 - Indonesian Derby 2011. Babak Penyisihan 10 Juli 2011. Download
Hasil Akhir Pacuan Kuda Kapolri Cup - Jakarta Derby 2011
Barrier Draw, Kapolri Cup-Jakarta Derby 2011. Download
Woman Rider in Champion's Cup 2'nd Series 2011, Horse Racing, Pulomas 22 2011
Undangan Resmi Piala KAPOLRI 2011-Jakarta Derby 2011, Pulomas 19 Juni 2011
Inilah Hasil Drawing Piala Champion 2011 Serie 2, Pulomas 22 Mei 2011
Piala Champion 2011 Serie 2, Pulomas 22 Mei 2011
Piala Kasad 2011, Tanjung Bastian, Kab. Timor Tengah Utara (TTU), NTT

Pertiwi Cup 2011, Arcamanik Bandung. Download Undangan Pacuan Kuda Disini

Sutan Agogo (BHM-Kalsel) Kembali Berjaya di Derby Champion Cup Seri I Jarak 1200 M

Torona Sakti, Hancurkan Supremasi Blessing BMW di 1600

Kumpulan berita pendek,Feb-2011

Download, Hasil Drawing Minang Derby 2011

Download, Hasil Akhir Payakumbuh Seizoen 2011

Minang Derby 2011, makin dekat

FSI berulang tahun,memasuki usia ke 4, spammer block FSI server a>

Asian Racing Federation, ternyata Indonesia sudah pernah bergabung tahun 1961

Kumpulan Indonesian Horse Sport News 2010

Horse Sport News 2010

HALAMAN PROMOSI USAHA ANDA PromoTE YouR BusiNesS And ProducTs HerE
Saddle Import, buatan Germany, FULL LEATHER, dressage, jumping, KONDISI ISTIMEWA.


Penawaran Kontak HP: 0813 19000 558

Hotels Restaurants Sports Magazines Art and Cultures Tourisms Fashions
iconads2

Posting Terkini

RAMALAN CUACA / WEATHER FORECAST

Pustaka/Refference

DISCLAIMER

PENCURIAN TULISAN/PLAGIATISME, FSI menentang plagiatism serta berbagai pencurian karya ilmiah dalam bentuk apapun. "Copy and paste" dari tulisan orang lain sangat tidak bermartabat kecuali dengan seijin dan memberi appresiasi kepada pemilik sumber atau penulisnya. Copy dan paste tulisan dari artikel di Forum-Sandalwood Indonesia tidak diperkenankan tanpa seijin tertulis dari FSI. Citasi dari artikel pada Forum Sandalwood Indonesia bisa dilakukan dengan memberi kredit pada penulisnya maupun situs asalnya (http://forum-sandalwood.web.id.). Copyright: Forum Sandalwood Indonesia, Bung Pras FSI

FSI against plagiatism at any reasons and any forms. Copy and Paste from other article is unvaluable attitude except by giving appreciation to the original writter/writters or original sources. Copy and paste from any article in this Forum Sandalwood Indonesia is prohibited without written permission from FSI. Citation can be executed by giving credit to the writter and attaching the source name where you cite (http://forum-sandalwood.web.id.). Copyright: Forum Sandalwood Indonesia. Bung Pras FSI

CAPTCHA
This question is for testing whether you are a human visitor and to prevent automated spam submissions.
1 + 1 =
Solve this simple math problem and enter the result. E.g. for 1+3, enter 4.

Iklan Utama

HORSE SUPPLY / PERLENGKAPAN KUDA

Saddles, Briddles and Tackles.

Pelana, Sarungan, Tali, Kendali dll.

Jockey Boot & Costumes

KINDO(R)

Horse Nutrition and Supplement

Kentucky Equine Research

SPONSOR LINK

Computer, Master Clock, Tower Clock, CCTV, Radio, http://pt-srikandi.co.id


Iklan Baris: jual kuda, alat kuda, gatget, dll
Iklan Baris/Advertisement

COUNTRY RIDE REPORT

TANJUNG BASTIAN HORSE RACING TRACK

Pearls From The East, Find The Beauty of The Beach in Tanjung Bastian. Located far in the east of Indonesia in P. Timor facing north to Savu Sea. The Horse Racing Track is just a minutes away from the white and bright sand dunes. At the south is hundred meter high coral cliff hosts of wild monkeys and birds. The horse racing treack is 1000 M length and 14 M width flat horse racing is held twice a year with special bareback and barefoot horses. Local Timorese pony and childrent jockeys is the most famous horse racing event in this area of Indonesia. Read more detail in here

PAMERAN DAN BURSA KUDA 2009

Lenggok Kuda di Catwalk pagi itu begitu indahnya bagaikan seorang model berhiaskan bunga di telinga dan pita warna-warni. Moment yang jarang sekali ini terjadi di Pameran Dan Bursa Kuda (PAMBUKA) yang diadakan dalam rangkaian Kejurnas Pacuan Kuda PORDASI Serie I 2009. Berita selanjutnya klick disini.

Visitors
Locations of visitors to this page